Berita&Kegiatan

BERITA

Jalin Kerjasama Investasi dan Konstruksi Dalam dan Luar Negeri Nindya Karya Tandatangani LoI dengan Relecom & Partners di Perancis

1 June 2022

Marsaille – Dalam rangka menginisiasi jalinan kerjasama investasi di bidang jasa konstruksi dan pendanaan proyek baik di dalam maupun luar negeri dengan pihak eksternal, PT Nindya Karya (Persero) tandatangani nota minat (Letter of Intent/LoI) dengan Relecom and Partners yang berkedudukan di Perancis, sebuah perusahaan konsultan management yang nantinya diharapkan dapat menjembatani Nindya dalam mengerjakan proyek-proyek baik di dalam maupun luar negeri serta membantu dari segi investasi dan pendanaan proyek. (1/6)

Hadir menandatangani LoI ini Direktur Pemasaran dan Pengembangan, Nindya Moeharmein Zein Chaniago didampingi oleh Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko, Sri Haryanto serta penandatanganan dari pihak Relecom & Partners, Pierre Marie Relecom selaku Founder dan CEO.

Acara penandatanganan disaksikan oleh Menteri PUPR, Bapak Basuki Hadimuljono dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia Bapak Arief Muhammad Basalamah.

Momentum penandatanganan ini menjadi bagian dari agenda perjalanan dinas Kementerian PUPR dalam rangka menghadiri ICOLD (International Commision On Large Dams) 27 Congress 90th Annual Meeting sebuah konferensi tingkat dunia di bidang bendungan dan irigasi di mana Indonesia menjadi salah satu anggotanya. Acara ini pun bersifat strategis dikarenakan menjadi ajang promosi pemerintah Indonesia untuk pelaksanaan World Water Forum ke-10 yang akan diselenggarakan di Bali pada tahun 2024.

Nindya sebagai salah satu anggota delegasi yang mengikuti acara tersebut juga memiliki posisi strategis di mana Nindya juga banyak mengerjakan proyek-proyek bedungan dan irigasi di tanah air yang diantaranya juga masuk dalam Proyek Strategis Nasional seperti Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur dan Bendungan Karalloe di Gowa, Sulawesi Selatan yang baru-baru ini diresmikan pengoperasiannya oleh Presiden Republik Indonesia, Ir. Joko Widodo.

Dalam nota minat tersebut diharapkan Nindya dapat berinvestasi dan mengerjakan proyek tidak terbatas pada segmen bendungan dan irigasi dikarenakan kompetensi Nindya juga meliputi segmen-segmen lainnya seperti Jalan dan Jembatan, Bangunan dan Gedung, Engineering Procurement & Construction (EPC) serta Properti.

Diharapkan dengan dilakukannya penandatanganan ini, Nindya sebagai BUMN Jasa Konstruksi, EPC dan Investasi di Indonesia semakin mantap dalam membangun portofolio bisnisnya serta memperoleh pengakuan dari dunia internasional terkait kinerja dan kualitas yang dihasilkan.

Berita lain