A Safer, Brighter Asia! Prestasi Membanggakan PT Nindya Karya (Persero) di WSHAsia Awards 2026

Komitmen PT Nindya Karya (Persero) dalam membangun budaya keselamatan dan kesehatan kerja kembali mendapatkan pengakuan di tingkat regional. Tiga profesional Health, Safety and Environment (HSE) Nindya Karya berhasil meraih penghargaan dalam ajang WSHAsia Awards 2026 yang digelar di Sands Expo & Convention Centre, Singapura, Kamis (10/9).
Ketiga insan Nindya Karya tersebut mendapatkan apresiasi dalam kategori Outstanding Safety Practitioners, masing-masing melalui penghargaan yang merefleksikan kontribusi dan kiprah mereka dalam mendorong terciptanya lingkungan kerja yang lebih aman.
Penghargaan pertama diraih Ria Rezki Ramadhany Bahar yang dinobatkan sebagai “Inspiring Woman in Safety 2026”. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepemimpinannya dalam mengadvokasi penerapan keselamatan kerja sekaligus mendorong peran perempuan dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan kerja.
Selanjutnya, Alberto Selan meraih penghargaan “Young Safety Practitioners of the Year 2026”. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan terhadap kiprah generasi muda dalam mengembangkan praktik keselamatan serta menjadi bagian penting dalam membangun budaya K3 yang berkelanjutan di industri konstruksi.
Sementara itu, Pedry Arly Yohandry Bessy memperoleh penghargaan “Safety Influencer 2026”. Penghargaan ini mencerminkan kontribusinya dalam menyuarakan pentingnya keselamatan serta menginspirasi lingkungan kerja untuk menjadikan aspek safety sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari setiap aktivitas pekerjaan.
Ketiga penghargaan tersebut sekaligus memperkuat posisi Nindya Karya dalam mendorong penerapan Quality, Health, Safety and Environment (QHSE) sebagai fondasi penting dalam pelaksanaan kegiatan konstruksi.
SVP QHSE PT Nindya Karya (Persero) Dedikasi Firansyah mengatakan, penghargaan yang diterima tiga insan Nindya Karya tersebut bukan sekadar pencapaian individu, tetapi juga menjadi representasi dari komitmen perusahaan dalam membangun budaya keselamatan yang konsisten.
“Kami sangat mengapresiasi pencapaian Ria, Alberto, dan Pedry. Penghargaan ini menunjukkan bahwa upaya membangun budaya keselamatan harus dilakukan oleh setiap individu, bukan hanya menjadi tanggung jawab fungsi QHSE. Ketiganya telah memberikan contoh bahwa kepemimpinan, keteladanan, dan kemampuan menginspirasi orang lain merupakan bagian penting dalam menciptakan tempat kerja yang aman,” ujar Dedikasi.
Menurutnya, industri konstruksi memiliki tingkat kompleksitas dan risiko pekerjaan yang tinggi sehingga penerapan keselamatan harus menjadi bagian dari setiap proses pengambilan keputusan dan pelaksanaan pekerjaan.
“Bagi Nindya Karya, keselamatan bukan hanya mengenai kepatuhan terhadap prosedur, tetapi bagaimana setiap insan memiliki kesadaran bahwa tidak ada pekerjaan yang begitu penting hingga mengorbankan keselamatan. Safe work is the right way of work. Karena itu, penghargaan ini kami jadikan motivasi untuk terus meningkatkan standar QHSE dan menghadirkan lingkungan kerja yang lebih aman bagi seluruh pekerja,” tambahnya.
WSHAsia Awards 2026 sendiri mengusung semangat “People. Safety. Stronger Tomorrows.”, dengan penekanan pada pentingnya keselamatan kerja dalam menciptakan manusia yang lebih terlindungi, bisnis yang lebih kuat, serta masa depan yang lebih baik.
Bagi Nindya Karya, capaian tersebut menjadi momentum untuk terus memperkuat transformasi budaya keselamatan, sekaligus mendorong lahirnya lebih banyak safety leader, safety advocate, dan safety influencer di seluruh lingkungan perusahaan.
Tiga penghargaan WSHAsia Awards 2026 tersebut juga menegaskan bahwa penerapan K3 bukan sekadar pemenuhan standar, melainkan investasi jangka panjang untuk menciptakan safer workplaces, stronger performance, sustainable future, dan positive impact.
Dengan pencapaian ini, Nindya Karya semakin meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan standar keselamatan kerja yang tidak hanya memenuhi tuntutan industri, tetapi juga mampu menjadi praktik terbaik yang memberi dampak positif bagi pekerja, perusahaan, dan masyarakat.



