Kembali
Bagikan

Nindya Karya Borong 3 Penghargaan QHSE di IQSA Awards 2026

Berita
3 September 2026

PT Nindya Karya (Persero) borong tiga penghargaan sebagai wujud komitmen nyata perusahaan dalam membangun sistem QHSE di tengah tingginya risiko pekerjaan konstruksi.

Nindya Karya menerima penghargaan dalam ajang Indonesia QHSE for Business Sustainability Awards 2026 (IQSA Awards 2026) yang digelar di Hotel Bidakara, Jum'at (28/8)

Penghargaan yang diraih diantaranya The Best QHSE Digital Innovation, The Best QHSE Team Performance dan The Best QHSE Leadership yang diberikan kepada Vice President Perencanaan QHSE PT Nindya Karya (Persero), Hana Fajrianti.

Senior Vice President QHSE PT Nindya Karya (Persero), Dedikasi Firansyah, mengatakan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar pencapaian, tetapi menjadi bentuk pengakuan terhadap proses dan upaya berkelanjutan yang dilakukan perusahaan dalam membangun budaya QHSE.

“Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi Nindya Karya, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan standar QHSE. Bagi kami, keselamatan bukan hanya persoalan kepatuhan terhadap prosedur, tetapi sudah menjadi bagian dari budaya dan cara kerja seluruh insan Nindya Karya,” ujar Dedikasi.

Menurutnya, penerapan QHSE di lingkungan perusahaan harus berjalan secara konsisten mulai dari tingkat manajemen hingga pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Hal tersebut penting mengingat setiap proyek konstruksi memiliki karakteristik risiko yang berbeda sehingga membutuhkan pengendalian yang adaptif, terukur, dan berkelanjutan.

“Di industri konstruksi, risiko selalu ada dan terus berkembang. Karena itu, pendekatan QHSE juga harus berkembang. Kami tidak hanya berupaya memastikan pekerjaan berjalan aman dan memenuhi standar mutu, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi dan data agar proses identifikasi serta pengendalian risiko dapat dilakukan secara lebih cepat dan akurat,” tambahnya.

Ia menambahkan, penghargaan The Best QHSE Team Performance juga menjadi refleksi bahwa keberhasilan penerapan QHSE tidak dapat dicapai oleh satu unit kerja saja. Diperlukan kolaborasi antara fungsi QHSE, manajemen, project manager, engineer, tenaga kerja, hingga seluruh mitra kerja di lapangan.

“QHSE adalah tanggung jawab bersama. Tidak mungkin keselamatan dan mutu hanya menjadi tanggung jawab tim QHSE. Semua pihak yang terlibat dalam pekerjaan harus memiliki kesadaran dan kepedulian yang sama. Inilah budaya yang terus kami bangun di Nindya Karya,” tegas Dedikasi.

Bagi Nindya Karya, raihan tiga penghargaan dalam IQSA Awards 2026 menjadi penyemangat untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi. Perusahaan berkomitmen menempatkan keselamatan dan kesehatan kerja, mutu, serta kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari setiap proses bisnis dan pelaksanaan proyek.

“Ke depan, kami ingin QHSE bukan hanya menjadi indikator keberhasilan sebuah proyek, tetapi menjadi fondasi dalam menciptakan pekerjaan yang berkualitas, aman, ramah lingkungan, dan memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder. Penghargaan ini adalah apresiasi atas apa yang sudah dilakukan, sekaligus pengingat bahwa masih banyak yang harus kami tingkatkan,” pungkas Dedikasi.

Capaian ini tidak lepas dari inovasi digital yang terus dikembangkan perusahaan, mulai dari sistem penghitungan emisi karbon hingga platform pengelolaan QHSE yang membantu memantau risiko, keselamatan, dan mutu secara terintegrasi di setiap proyek.

Bagi Nindya Karya, penghargaan ini menegaskan komitmen untuk terus menempatkan keselamatan dan kesehatan kerja sebagai prioritas utama dan diterapkan di setiap pekerjaan Nindya Karya.

 

Berita Lainnya

Lihat Selengkapnya