Kembali
Bagikan

Nindya Karya Hadirkan Wajah Baru Galeri Nasional Indonesia melalui Proyek Revitalisasi

Berita
23 October 2026

Jakarta, 23 Oktober 2026 – PT Nindya Karya (Persero) kembali memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di sektor seni dan kebudayaan, melalui pelaksanaan proyek Revitalisasi Galeri Nasional Indonesia. Dimulainya proyek ini ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) yang berlangsung pada Jumat (23/10), bertempat di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan fasilitas seni dan budaya yang lebih modern, representatif, serta mampu mendukung perkembangan ekosistem seni di Indonesia.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero) Firmansyah, Direktur Operasi 2 Arif Putranto, Sekretaris Perusahaan M. Maududy Ary, SVP Divisi Properti Arif Iswadi, serta SVP Divisi QHSE Dedikasi Firansyah.

Proyek revitalisasi ini mencakup sejumlah pekerjaan fisik, mulai dari penataan kawasan lanskap, pengembangan area kafe dan perkantoran, hingga renovasi Gedung A, Gedung C, Gedung D, gedung ekstensi, gedung serbaguna, serta fasilitas pendukung lainnya. Pekerjaan juga meliputi penataan sistem mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP), serta optimalisasi fungsi sejumlah bangunan untuk menunjang aktivitas dan operasional Galeri Nasional Indonesia.

Dalam pelaksanaannya, Nindya Karya menerapkan pendekatan konstruksi terintegrasi Design and Build yang menggabungkan proses perancangan dan pembangunan secara terpadu. Melalui pendekatan ini, pelaksanaan revitalisasi difokuskan pada peningkatan kualitas, fungsi, dan kenyamanan fasilitas dengan tetap memperhatikan aspek keselamatan, keandalan bangunan, serta prinsip keberlanjutan.

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon dalam sambutannya menekankan pentingnya pelaksanaan revitalisasi secara maksimal meskipun dihadapkan pada waktu pengerjaan yang relatif singkat. Ia juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan Nindya Karya dalam menyelesaikan pekerjaan dengan hasil yang optimal.

"Saya berharap Nindya Karya sebagai pelaksana revitalisasi dapat bekerja maksimal meskipun waktu pelaksanaannya singkat. Saya yakin Nindya Karya mampu memberikan hasil yang jauh lebih baik sehingga Galeri Nasional Indonesia semakin banyak dikunjungi masyarakat," ujar Fadli Zon.

Revitalisasi Galeri Nasional Indonesia diarahkan untuk memperkuat fungsi galeri sebagai pusat apresiasi, edukasi, konservasi, dan pengembangan seni budaya. Peningkatan kualitas dan kapasitas fasilitas dirancang untuk mendukung penyelenggaraan pameran, pengelolaan koleksi, hingga berbagai aktivitas publik, sekaligus menghadirkan ruang seni yang lebih nyaman, aman, dan inklusif. Pengembangan ini juga menjadi langkah penting dalam meningkatkan daya tarik kunjungan masyarakat serta memperluas akses publik terhadap karya seni dan kebudayaan nasional.

Sebagai pelaksana proyek, PT Nindya Karya (Persero) berkomitmen untuk mengerahkan seluruh sumber daya dan kapabilitas terbaiknya dengan mengedepankan standar mutu, ketepatan waktu, serta keselamatan konstruksi di setiap tahapan pekerjaan. Melalui revitalisasi ini, Nindya Karya mengambil peran nyata dalam menghadirkan ruang yang mempertemukan karya seni, seniman, dan masyarakat, sekaligus berkontribusi bagi kemajuan dan kelestarian seni dan budaya nasional.

Berita Lainnya

Lihat Selengkapnya