Perkuat Infrastruktur Berkelanjutan, Nindya Karya Ambil Bagian dalam Penanggulangan Abrasi Pesisir Demak

Demak (19/10) — PT Nindya Karya (Persero) terus memperkuat komitmen nyatanya dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan serta pelestarian lingkungan hidup. Komitmen tersebut diwujudkan melalui partisipasi aktif perusahaan dalam program pelestarian kawasan pesisir Pantai Utara (Pantura) Jawa berbasis Nature-based Solutions (NbS) yang dipusatkan di Desa Timbulsloko, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak.
Kegiatan penanaman mangrove dan peninjauan lapangan ini dihadiri secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Kepala Badan Otorita Penanganan Pantai Utara Jawa (BOPPJ), Laksamana Madya TNI (Purn.) Dr. Didit Herdiawan Ashaf, Direktur Utama PT Nindya Karya (Persero), Firmansyah, Direktur Operasi 1 PT Nindya Karya (Persero), Fatchurrohman, serta pemangku kepentingan terkait.
Aksi penanaman mangrove secara simbolis bersama Menko AHY dan para pemangku kepentingan ini tidak hanya berfungsi sebagai sabuk hijau pelindung pantai (green belt), tetapi juga menjadi fondasi penting. Upaya ini selaras dengan program besar penanggulangan banjir rob dan abrasi di sepanjang jalur strategis Pantura yang terintegrasi langsung dengan masterplan pengendalian pesisir terpadu (Giant Sea Wall).
Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT Nindya Karya (Persero) memberikan kontribusi konkret berupa dukungan penyediaan HexBricks, yaitu struktur modular pemecah gelombang untuk melindungi pesisir dari abrasi. Inisiatif ini merupakan bagian dari langkah jangka panjang yang terintegrasi dengan pengembangan kawasan ekowisata mangrove, guna meredam abrasi ekstrem yang selama ini mengancam wilayah pesisir Demak.
Bagi Nindya Karya, dukungan ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya kokoh, tetapi juga ramah lingkungan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Ke depan, Nindya Karya akan terus berperan aktif dalam program perlindungan pesisir dan pembangunan berkelanjutan sebagai bagian dari kontribusi BUMN untuk Indonesia yang lebih tangguh.



